INTAN JAYA – Dalam momentum peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Bupati Intan Jaya Aner Maisini, S.Kom., S.H., M.H., bersama Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III melakukan kunjungan ke Distrik Ugimba, Kabupaten Intan Jaya.
Kunjungan tersebut membawa pesan penting mengenai keamanan, kemanusiaan, serta perlindungan masyarakat sipil di tengah dinamika konflik yang selama ini terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Intan Jaya.

Bupati Aner Maisini menekankan pentingnya jajaran aparat keamanan, baik TNI maupun Polri, untuk terus mengedepankan pendekatan yang humanis dan persuasif dalam menjalankan tugas pengamanan di tengah masyarakat.
Menurut Bupati, keberadaan aparat keamanan harus mampu menghadirkan rasa aman sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan tenang tanpa rasa takut.
Bupati menegaskan bahwa masyarakat sipil tidak boleh menjadi korban maupun sasaran dalam setiap dinamika keamanan yang terjadi.
Pemerintah daerah mengharapkan seluruh langkah pengamanan tetap memperhatikan keselamatan masyarakat, hak-hak warga sipil serta kondisi sosial dan budaya masyarakat setempat.
Hal tersebut dinilai penting karena konflik yang terjadi selama ini telah menimbulkan trauma bagi masyarakat dan bahkan menyebabkan sebagian warga harus meninggalkan kampung halaman mereka untuk mengungsi ke daerah yang dianggap lebih aman.

Bupati berharap pola penanganan keamanan terus diperbaiki sehingga masyarakat tidak lagi merasa takut untuk tinggal dan menjalankan kehidupan di tanah kelahiran mereka sendiri.
Kondisi di Distrik Ugimba menjadi salah satu contoh bahwa pendekatan keamanan yang mengedepankan kemanusiaan dapat menciptakan situasi yang lebih aman bagi masyarakat.
Walaupun selama ini Ugimba kerap disebut sebagai salah satu wilayah rawan konflik, masyarakat sipil tetap dapat memperoleh perlindungan dan tidak menjadi korban ketika pendekatan keamanan dilakukan dengan tepat.
Salah satu contoh nyata adalah penanganan terhadap seorang warga dengan gangguan kejiwaan yang sebelumnya berada di wilayah tersebut. Dengan dukungan aparat keamanan, warga tersebut berhasil dievakuasi secara aman menuju Sugapa dan kemudian dapat dikembalikan kepada keluarganya.
Peristiwa tersebut menjadi gambaran bahwa tugas keamanan tidak hanya berkaitan dengan menjaga stabilitas wilayah, tetapi juga memiliki dimensi kemanusiaan dan perlindungan terhadap setiap warga tanpa terkecuali.
Pemerintah Kabupaten Intan Jaya berharap sinergi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, tokoh masyarakat, tokoh agama dan seluruh elemen masyarakat terus diperkuat untuk menciptakan keamanan yang berkelanjutan.

Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memulihkan rasa aman masyarakat, melindungi hak-hak warga sipil serta membuka jalan bagi masyarakat yang masih mengungsi untuk kembali ke kampung halaman mereka.
Kunjungan Bupati Intan Jaya bersama Panglima Kogabwilhan III ke Ugimba juga menjadi pesan bahwa penyelesaian persoalan keamanan di Intan Jaya harus berjalan seiring dengan pendekatan kemanusiaan.
Momentum HUT RI ke-81 diharapkan menjadi semangat bersama untuk menghadirkan perdamaian, keamanan dan kehidupan yang lebih baik bagi seluruh masyarakat hingga ke pelosok Kabupaten Intan Jaya.
AMAKANIE
Ondoma Dangge Inia Hanggia Dua Dia
(Untuk Semua Lihat, Pikir dan Kerja)




