Bupati Intan Jaya Hadiri Pembukaan Latsar CPNS dan Orientasi PPPK Formasi 2024

Nabire, 19 Mei 2026 – Bupati Kabupaten Intan Jaya bersama Wakil Bupati, Sekretaris Daerah (Sekda), serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menghadiri kegiatan Pembukaan Pelatihan Dasar (Latsar) bagi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Golongan II dan III Formasi Tahun 2024, serta Orientasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Formasi Tahun 2024 di lingkungan Pemerintah Kabupaten Intan Jaya.

Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya aparatur, sekaligus membentuk ASN yang profesional, berintegritas, dan siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Menariknya, Kabupaten Intan Jaya menjadi satu-satunya kabupaten di Provinsi Papua Tengah yang tetap melaksanakan Latsar CPNS di tengah kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat. Bahkan, dari delapan kabupaten di Papua Tengah, Intan Jaya tercatat sebagai daerah pertama yang berhasil menyelenggarakan kegiatan ini.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Kepala BPSDM Provinsi Papua Tengah, Denci Nawipa, yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Kabupaten Intan Jaya.

“Di tengah efisiensi anggaran, Intan Jaya justru menjadi kabupaten pertama yang melaksanakan Latsar. Ini menunjukkan kepemimpinan Bupati yang luar biasa dalam memprioritaskan pembangunan sumber daya manusia,” ungkap Denci Nawipa.

Sementara itu, Bupati Intan Jaya, Aner Maisini, S.Kom., S.H., M.H., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Kepala BKD Kabupaten Intan Jaya beserta seluruh panitia atas kerja keras dan dedikasi dalam menyelenggarakan kegiatan ini, meskipun dalam waktu persiapan yang relatif singkat.

Bupati juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Papua Tengah serta Pemerintah Kabupaten Nabire yang telah memberikan dukungan dan memfasilitasi pelaksanaan kegiatan di Nabire.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah provinsi dan Kabupaten Nabire yang telah mengizinkan dan mendukung pelaksanaan kegiatan ini,” ujar Bupati.

Lebih lanjut, Bupati menghimbau kepada seluruh peserta Latsar dan PPPK untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh disiplin, fokus, dan tanggung jawab. Ia menegaskan bahwa pelatihan ini merupakan bekal penting dalam menjalankan tugas pengabdian sebagai aparatur negara.

“Ikutilah kegiatan ini dengan baik, karena ini akan menjadi pegangan dalam pengabdian ke depan,” tegasnya.

Bupati juga menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya karena sekitar 95 persen peserta merupakan Orang Asli Papua (OAP), yang menjadi bukti nyata keberpihakan terhadap pemberdayaan putra-putri daerah.

Ia pun berpesan kepada seluruh peserta agar setelah menyelesaikan pelatihan, dapat kembali ke daerah penugasan masing-masing dan tidak menetap di kota.

“Setelah selesai, jangan tinggal di Nabire atau Timika. Kalian harus kembali ke tempat tugas untuk mengabdi kepada masyarakat,” tutup Bupati.

Pelatihan Dasar (Latsar) bagi CPNS merupakan tahapan wajib dalam membentuk karakter, disiplin, serta pemahaman nilai-nilai dasar ASN. Sementara itu, orientasi bagi PPPK bertujuan memberikan pemahaman mengenai tugas, fungsi, serta etika kerja sebagai bagian dari aparatur pemerintah.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh peserta mampu menginternalisasi nilai-nilai profesionalisme, integritas, serta tanggung jawab dalam menjalankan tugas. Para ASN yang baru juga diharapkan dapat berkontribusi secara nyata dalam mendukung pembangunan serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat di Kabupaten Intan Jaya.

Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam menyiapkan generasi aparatur yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki dedikasi tinggi dalam mengabdi bagi kemajuan daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!